Live as if you were to die tomorrow. Learn as if you were to live forever. Mahatma Gandhi

Merawat Email Customer: Kiat Membangun Hubungan Dengan Si Pelanggan Potensial

Setiap pebisnis tentu memahami: hubungan yang baik penting, terutama dalam
meningkatkan “kedekatan” antara si pembeli—melalui customer experience
nya—dengan si pemilik bisnis itu sendiri (melalui optimasi situs, web developer, dsb.).

Bukan hanya sebagai cara mengucapkan terima kasih sebab telah terlibat dalam pembelian,
melainkan juga meningkatkan potensi penjualan ke arah yang lebih baik lagi. Adapun salah
satu caranya, adalah dengan merawat email customer. Nah banyak tools potential yang bisa kita bangun diantaranya ada GrooveJar

Di sini, email lantas menjadi media yang “menjembatani” Anda dengan si pelanggan. Keunggulannya beragam. Lantaran bersifat privat—Anda bahkan dapat menjangkau mereka langsung, meski harus pula berhati-hati untuk tidak “mengganggu” atau justru menjadi spam.

 

Pemanfaatan email sendiri menjadi “kunci” untuk membangun hubungan—yang di sisi lain
juga berpotensi “merusak hubungan”. Anda bisa memanfaatkan data email untuk berbagi
hal menarik terkait produk. Tidak melulu harus dengan “berjualan produk”. Anda bahkan
dapat merancang sejumlah program yang menarik, seperti kuis berhadiah, atau membangun
interaksi dengan mengundang si pelanggan untuk bergabung dan berkontribusi menyumbangkan ide. Menciptakan Hubungan Personal juga Profesional dengan Email Consumer. Pastikan seluruhnya dibangun secara personal, tentu saja dengan desain yang menarik serta gaya penulisan yang indah. Karena tujuannya adalah “menciptakan kedekatan”, jangan ragu pula untuk mengucapkan rasa terima kasih, atau justru permintaan maaf ketika ada beberapa kesalahan yang tidak Anda sengaja. Kesalahan-kesalahan ini, bisa berupa keterlambatan pengiriman, kerusakan produk, atau justru stok barang yang habis.
Bagaimanapun email di sini berfungsi untuk “membangun” hubungan Anda dengan
customer. Kerendahan hati akan membuat para customer merasa “dihargai” dan lantas
memercayai Anda. Hindari membiarkan mereka terlalu lama menunggu. Caranya, bisa
dengan menetapkan batasan jawaban sebagai respons pertanyaan, maksimal 1×24 jam.

Nah, sebagai seorang pebisnis yang baik, Anda juga bisa lho meningkatkan customer
experience mereka dengan misalnya: menyediakan “hadiah”/giveaway. Bentuknya bisa
beragam, semisal diskon produk; bonus produk yang diberikan pada periode tertentu (buy
one get one free); desain kartu atau box unik menjelang hari raya; hingga ongkos kirim
gratis.

Proses bisnis sendiri pada akhirnya tidak berhenti ketika seseorang sudah menjadi pembeli
atau justru pelanggan Anda. Lebih dari itu, bagaimana cara Anda membangun hubunganlah
yang menjadi penting—dalam menjamin keberlangsungan bisnis Anda. Pastikan bisnis Anda
mendapatkan “citra positif” di mata konsumen.

Toh, bukankah “senyum pelanggan” adalah kepuasan tertinggi yang dapat dicapai oleh para pemilik bisnis?. Setuju khan ??

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *